Menlu Retno Marsudi : Indonesia Telah Mengamankan Sebanyak 137.611.540 Dosis Vaksin Covid-19

- 14 Juli 2021, 06:45 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. /Twittercom/@Menlu_RI

Cianjurpedia.com – Sebanyak 3.476.400 dosis vaksin AstraZeneca siap pakai kembali tiba di Tanah Air pada Selasa 13 Juli 2021 sekira pukul 20.30 WIB. Diketahui vaksin tersebut diperoleh melalui skema pengadaan multilateral COVAX Facility.

Sebelumnya, pada Selasa siang, Indonesia juga telah menerima kedatangan sebanyak 1,4 juta dosis vaksin dari Sinopharm.

Sehingga total vaksin dari skema multilateral yang dimiliki Indonesia kini mencapai 137.611.540 dosis, baik dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun vaksin siap pakai.

Baca Juga: Indonesia Menerima Tiga Juta Dosis Vaksin Moderna Siap Pakai dari Amerika Serikat

Dikutip dari laman Infopublik.id, vaksin AstraZeneca tersebut diangkut menggunakan maskapai Emirates Airlines dengan nomor penerbangan EK-2676.

“Pada hari ini kita kembali menyaksikan contoh konkret upaya COVAX melakukan pengiriman vaksin kepada negara AMC. Indonesia kembali menerima 3.476.400 dosis vaksin AstraZeneca, melalui jalur  multilateral COVAX Facility,” demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Reno Marsudi dalam konferensi pers virtual tadi malam, sebagaimana dikutip dari laman Antaranews.

Sebagaimana dikutip dari laman covid19.go.id, lebih lanjut Menlu Retno menyampaikan bahwa dalam beberapa hari kedepan, Indonesia juga akan menerima vaksin melalui skema dose-sharing, yaitu vaksin Moderna tahap kedua dari AS (jalur multilateral/COVAX Facility) dan dari Jepang (jalur bilateral).

Baca Juga: Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Gotong Royong Berbayar Pada Individu Tidak Akan Hilangkan Vaksin Gratis

Menlu Retno berharap pasokan vaksin akan lebih baik pada bulan September, Oktober dan kedepannya. Kenaikan pasokan dari COVAX Facility juga dimungkinkan dengan telah dilakukannya kerja sama antara GAVI dengan Sinovac dan Sinopharm yang telah memperoleh Emergency Use Listing (EUL) dari WHO.

Halaman:

Editor: Hanif Hafsari Chaeza

Sumber: covid19. go id ANTARA


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x