Plaza Parahyangan, Pusatnya Distro di Bandung

18 Desember 2020, 16:15 WIB
Plaza Parahyangan Bandung /Google Street View Mei 2019

 

Cianjurpedia.com - Plaza Parahyangan yang sekarang dikenal sebagai pusatnya baju distribution store atau distro, sebelumnya bernama Mall Parahyangan. Pusat perbelanjaan yang dikenal dengan harganya yang bersahabat ini merupakan salah satu mall tertua di Kota Bandung.

Pada tahun 1980-an, kawasan Alun-alun menjadi tempat jalan-jalan dan surganya belanja warga Bandung. Plaza Parahyangan yang berdiri sejak 1983 ini termasuk ke dalam salah satu tempat tujuan belanja favorit selain Palaguna dan Romano Plaza kala itu.

Tak hanya sebagai tempat belanja, Plaza Parahyangan juga menjadi tempat favorit bermain anak-anak dan remaja. Area bermain di Plaza Parahyangan ini dikenal dengan nama Takara Kiddi Land, dimana terdapat tempat mainan rumah kaca, ding dong, bombom car, dan lainnya. 

Baca Juga: Pada Natal Tahun Ini, Gereja Santo Albanus Bandung Berusia 102 Tahun

Selain itu, pusat perbelanjaan yang berlokasi di sebelah selatan Masjid Raya Bandung ini juga Namun, seiring berkembangnya Kota Kembang dengan banyaknya mall dengan konsep yang baru, kejayaannya pun mulai meredup. Terlebih pada tahun 2001 terjadi kebakaran dan tutupnya Ramayana yang berada tidak jauh dari sana.

Selepas masa sulit itu, perlahan tapi pasti, pihak manajemen Plaza Parahyangan berusaha untuk bangkit. Segala cara dan usaha ditempuh dengan landasan keyakinan, bahwa akan terbuka kesempatan asal mau berusaha. 

Hasilnya cukup luar biasa, Plaza Parahyangan mampu bertahan hingga kini dan sukses mengisi seluruh lantainya dengan pedagang. Plaza Parahyangan hadir dengan konsep yang baru, yakni menjadikannya sebagai mall yang mempunyai produk unggulan yang spesifik.

Awalnya, Plaza Parahyangan menggandeng tenant yang menghadirkan produk jeans dan handphone yang kala itu sedang ramai di Kota Bandung. Hingga pada awal tahun 2005, bisnis clothing mulai bermunculan. 

Tentu saja, peluang tersebut tak disia-siakan oleh Plaza Parahyangan yang akhirnya menghadirkan outlet distro. Sampai saat ini terdapat sekitar 550 outlet dengan lebih dari 750 brand distro yang berada dalam satu gedung setinggi enam lantai. 

Sekarang, pusat perbelanjaan yang mempunyai tagline “Make Distro” ini sudah menjadi ikon untuk tren mode “clothing” di Kota Bandung. Sebab, dengan hanya mengunjungi satu gedung, para pengunjung sudah dapat mencari kebutuhan bergaya mulai dari kemeja katun, flanel, denim, polo shirt, jaket, parka, celana jeans, jogger, chino, sepatu, sandal, topi, tas serta berbagai produk distro lainnya.

Baca Juga: Sejarah GOR Pajajaran Bandung, Tempat Lahir Para Atlet Tangguh

Keberadaan ratusan distro di dalam satu gedung itulah yang membuat Plaza Parahyangan dapat dikatakan sebagai pusat distro terbesar di Kota Bandung. Plaza Parahyangan mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan kreatif. 

Hal itu diawali dengan terciptanya lapangan permainan futsal di lantai lima yang disewakan per jam bernama Parahyangan Futsal Hall. Pada waktu itu, futsal di lapangan sewa merupakan bisnis baru yang belum banyak pemainnya. Hasilnya, dapat menopang bisnis utama yang baru mengisi satu lantai.

Sekarang, Parahyangan Futsal Hall masih beroperasi dengan memberikan harga sewa khusus bagi pelajar SD, SMP, dan SMA serta kerap menggelar turnamen. Selanjutnya, pihak pengelola menjadikan bisnis pakaian menjadi kian berkembang ditandai dengan menjamurnya distro yang awalnya di tempat itu mampu menghimpun 450 pedagang. 

Baca Juga: Hotel Preanger, Salah Satu Hotel Tertua di Bandung Sebagai Saksi Bisu Sejarah

Perkembangan yang menggembirakan tersebut diikuti dengan kesadaran bahwa gedung sudah menua dan kurang sarana penunjang, maka perbaikan dan penambahan sarana penunjang pun dilakukan.***

Editor: Sutrisno

Tags

Terkini

Terpopuler