Gelang Logam yang Dipakai Jemaah Haji Indonesia Menyimpan Banyak Informasi Penting Mengenai Identitas Pemakai

- 27 Juni 2022, 10:00 WIB
 Gelang identitas memuat enam kolom yang berisikan informasi penting Jemaah.
Gelang identitas memuat enam kolom yang berisikan informasi penting Jemaah. /: haji.kemenag.go.id/

Cianjurpedia.com - Sejak bertahun-tahun yang lalu, ribuan jemaah haji Indonesia selalu memakai identitas untuk membedakan dengan jemaah asal negara lain selama berada di Tanah Suci dalam rangka menjalankan rangkaian ibadah haji.

Identitas tersebut berupa gelang logam yang tidak mencolok karena hanya menyerupai aksesoris biasa. Namun jangan salah, meskipun kecil, gelang tersebut berisi sejumlah informasi mengenai data diri si pemakainya.

Mengutip dari laman kemenag.go.id, di dalam gelang logam buatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia itu terdapat lambang bendera merah putih dan tulisan arab yang artinya 'Jemaah Haji Indonesia.'

Baca Juga: Sejumlah Larangan Selama Berada di Tanah Suci, Simak Daftarnya Agar Ibadah Haji Anda Aman dan Lancar

Selain itu, gelang juga memuat keterangan sebagai jemaah kloter atupun non kloter. Serta informasi mengenai nomor paspor dan nama jemaah yang ditulis langsung di logam dengan cara digrafir atau diukir. 

Informasi tersebut diperoleh dari Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi M. Noer Alya Fitra, saat memberi keterangan kepada tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal (KUH KJRI) Jeddah, Sabtu (26/6/2022).

Menurut Noer Alya, gelang identitas sudah ada sejak lama, serta telah menjadi ciri khas jemaah dan petugas haji Indonesia. Negara lain tidak ada yang menggunakan gelang logam. 

Baca Juga: Perbanyak Amalan Saleh Berikut pada 10 Hari Pertama di Bulan Dzulhijah

"Gelang yang dipakai jamaah itu berisi identitasnya. Karena kita ketahui kebanyakan jamaah kita dari daerah dan pelosok, sehingga untuk memegang dokumen selain yang menempel didirinya itu bisa jadi hilang, lupa, atau terselip," ungkapnya sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.

Lebih lanjut Noer Alya menjelaskan bahwa gelang jemaah haji dibuat dari logam agar tetap awet walaupun terkena air, cahaya, dan kepanasan. Sehingga gelang bisa tetap dipakai setiap saat dan jemaah lebih mudah dikenali.

Gelang identitas tersebut juga memudahkan bagi pemerintah Arab Saudi untuk mengenali jemaah Indonesia ketika melihat nomor paspor di gelang. Sebab, bisa langsung dicek pada sistem mereka dan akan langsung keluar nama jemaah yang bersangkutan. 

Baca Juga: Jadwal Tayang Drakor On Going Hari Ini Senin 27 Juni 2022, Ada Link dan Episode Perdana Cafe Minamdang

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini gelang identitas jemaah haji dibuat dengan sistem bisa mengunci, agar tidak mudah lepas dari tangan jemaah saat terjadi hal-hal darurat. Hal ini dilakukan lantaran berkaca dari kejadian di Mina pada tahun 2015 silam, banyak korban yang gelangnya terlepas dan sulit diidentifikasi.

"Maka setelah tahun 2016 dibuat gelang yang lebih baik, yang ada kuncinya. Diberi pengait untuk lebih menjamin gelang itu tidak lepas ketika ada guncangan-guncangan dan sebagainya," pungkas Noer Alya. ***

Editor: Hanif Hafsari Chaeza

Sumber: kemenag.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x